Monitoring Pembangunan ZI

Dalam rangka Persiapan Pendampingan dan Penialaian ZI, Inspektorat Kabupaaten Pacitan mengadakan koordinasi persiapan pendampingan dan evaluasi ZI pada tanggal 18 Maret 2021 di ruang rapat Puskesmas Ngadirojo, yang merupakan salah satu unit kerja yang berpotensi sebagai unit kerja berpredikat menuju WBK/WBBM.

Pembangunan Zona Intergritas mendasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2019 sebagai perubahan dari Permenpan RB Nomor 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM).

Dengan mempertimbangkan OPD yang dianggap sebagai unit yang penting/strategis dalam melakukan pelayanan publik, mengelola sumber daya yang cukup besar, memiliki tingkat keberhasilan Reformasi Birokrasi yang cukup tinggi di unit tersebut. Pembangunan Zona Intergritas mendasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2019 sebagai perubahan dari Permenpan RB Nomor 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM).

Dasar penilaian ZI yaitu Permenpan No. 10 Tahun 2019, perbedaan dengan yang lama Permenpan RB Nomor 52 tahun 2014  antara lain:

  • Terdapat perbedaan pada nilai minimal pengungkit.
  • Sub komponen TLHP minimal harus 100%.
  • SAKIP minimal nilai B.
  • LHKASN dan LHKPN sudah terkirim 100%.

Poses Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM melalui beberapa tahapan yaitu :
1. PENCANANGAN ZI
   – Penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh atau sebagian besar pegawai 
   – Pernyataan komitmen telah siap membangun Zona Integritas
2. PEMBANGUNAN ZI
   – Menetapkan unit kerja yang akan diusulkan menuju WBK/WBBM 
   – Membangun unit kerja menuju WBK/WBBM
3. PENGUSULAN
   – Penilaian Mandiri oleh Tim Penilai Internal (TPI)
   – TPI melaporkan kepada pimpinan instansi
   – Pengusulan ke Kemen PAN RB

Unit kerja berpredikat WBK/WBBM merupakan outcome dari upaya pencegahan korupsi yang dilaksanakan secara konkrit di dalam lingkup Zona Integritas. Pengembangan WBK/WBBM secara bertahap sejalan dengan konsep Island of Integrity. Diharapkan, upaya ini akan menjadi bagian dari upaya yang dapat meningkatkan nilai IPK Indonesia. Untuk itu diperlukan upaya dan pendekatan yang proaktif dalam rangka memperlihatkan kepada dunia internasional/global, bahwa upaya pencegahan korupsi di Indonesia dilakukan secara kontinyu dan komprehensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *